Pages

Rabu, 07 Agustus 2013

Pelatihan Membaca Alqur'an Di SD Negeri 2 Gombong

SD Negeri 2 Gombong mengadakan pelatihan menterjemahkan Alqur'an dengan metode tamyis. Pelatihan ini terselenggara berkat kerja sama antara SD Negeri 2 Gombong dengan SMP Muhamadiyah Gombong. Para Ustad yang melatih pada kegiatan ini ada para ustad dari  SMP Muhamadiyah Gombong. Kegiatan ini bertujuan untuk memberi ilmu bagi para siswa agar dapat memehami Alqur'an sebagai pedoman hidupnya. selain itu kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama antar lembaga pendidikan di tingkat SD dan SMP.

Kenangan Bersama Ayah dan Ibu

Hari ini tanggal 6 Agustus 2013/ tgl 29 bulan puasa th 1434H, Aku rindu akan kedua orang tuaku yang telah pergi untuk selamanya, biasanya pada hari seperti ini kami selalu datang ke rumah orang tua untuk berbagai cerita dan bersenda gurau, kini itu semua tinggal kenangan. Sudah enam bulan sudah mereka tinggalkan dunia ini namun masih teringat waktu terakhir aku bertemu dan saat-saat mereka pergi untuk selamanya. Rindu dan sedih yang kurasa saat aku mengenang mereka. Saudara-saudaraku tak lagi berkumpul saat lebaran seperti ini. Aku tahu mereka juga sama sepertiku merindukan Ayah dan Ibu. namu aku yakin kakaku ,adikku juga tak mampu menahan kerinduan dan kesedihan jika kami berkumpul dirumah orang tua saat ini. Sejak Ayah dan Ibuku pergi aku tak lagi bisa berkonsentrasi pada pekerjaan, aku selalu teringat mereka disaat aku bekerja. Ya Allah ampunilah aku dan kedua orang tuaku, jauhkanlah aku dan kedua orang tuaku dari siksa api neraka ya Alloh.

Jumat, 22 Maret 2013

Setelah hampir 2 bulan aku kehilangan kedua orang tua, aku merasa ada sesuatu yang membuat merasa selalu ingin bertemu, aku ingat masa kecil dulu, disaat aku bersama saudara-saudaraku berjuang bersama penug kasih sayang dan kebersamaan. Aku sadar orang tuaku adalah orang miskin namun aku bangga sekali pada keduanya, mereka selalu berjaung tak kenal waktu, isemua jiewa dan raga ia curahkan untuk mendidik, mengasuh dan memberi nahkah anak-anaknya. Kini aku sadar bahwa kedua orang tuaku adalah manusia yang terbaik yang aku kenal saat ini. Ayah , Ibu aku akan selalu ingat nasehat-nasehatmu, aku akan selalu ingat akan petuah hidup ini. Ayah kini aku tau selama aku kecil hingga dewasa kau sellu membimbingku dari hal-hal yang remeh hingga halyang penting, itu semua sangat berarti bagiku. Ayah, Ibu jika aku tau engkau akan pergi secepat itu pasti aku akan selalu berada didekatmu. Ayah Ibu kini aku tau kau kesepian karena nak-nakmu telah berkeluarga, seandainya waktu dapat diputar kembali ulang pasti aku akan mencegah kejadian itu.Kini aku hanya bisa mengenangmu dengan butiran air mata, dan kini aku ingin bertemu walau dalam mimpi, ayah, ibu aku ingin bermimpi bertemu bercerita dan bercanda, Ya Tuhan jika kau kabulkan ijinkanlah aku bermimpi tentang ayah dan ibuku. Tuhan walau ayah dan ibuku bukan muslim tapi aku tetap berdoa kepadamu agar kau ampuni dosa-dosa kedua orang tuaku, walau aku tahu semua orang mengatakan doaku tak sampai kepadamu tapi beribu-ribu kali aku akan tetap memohon kepadamu ya Alloh, agar kau masukan kedua orang tuaku dlam surgaMU, Ya Alloh yang maha Agung aku mohon agar saudara-saudaraku tetap seperti dulu bersatu, rukun, damai walau ayah dan ibu telah pergi menghadapmu.

Sabtu, 01 Desember 2012

tim nas gagal meraih kemenangan tapi saya tetap bangga pada tim nas kita , ku ucapkan selamat dan trimakasih karena telah berjuang dengan sepenuh tenaga demi nama bangsa



Hari ini Indonesia kemabli dipermalukan di malyasia, Timnas kita kalah 2-0 dari malaysia, sebagai bangsa Indonesia saya merasa bersedih, mengapa kita bangsa yang besar dengan jumlah penduduk yang 7x lebih banyak dari malaysia kalah dalam persepak bolaan, Sebetulnya kekalahan ini terjadi bukan karena kesalahan dari tim kita, kekalahan ini merupakan akibat dari sistem pendidikan, sistim masyarakat dan kultur yang nsudah sangat mendasar menjiawai bangsa ini. Bangsa kita adalah bangsa yang lama dijajah, dan lama menderita, sehingga penderitaan dan jiwa terjajah masih menjiwai bangsa ini, kita mudah emosi, kurang ulet, mudah patah semangat, dan yang sangat memprihatinkan adalah bangsa ini kuarang kerja sama, di semua lini, ini terlihat diberbagai lapisan. Di Pemerintahan saja pejabat kita tidak bisa saling mendukung, mereka salaing rebut pengarauh, berebut kekuasaan. Nah model ini jelas akan mempengaruhi jiwa bangsa ini, sebuah tim sepak bola adalah tim yang harus memiliki kerja sama yang kuat, saling membantu, saling percaya antar teman satu tim dan percaya diri yang kuat. Bangsa Indonesia bangsaku yang sangat aku banggakan ini, telah lama aku berjaung untuk mengubah setidaknya 1 anak dalam 1 tahun melalui pola pikir dan pendidikan dan cara mendidik yang ditanamkan pada anak , pada siswa dan pada teman-teman. sebetulnya bangsa ini butuh pola pendidikan baru yang mengutamakan proses dan kerja sama dalam meraih prestasi, dalam mendapat penghargaan, tapi banyak sekali pola pendidikan di negeri ini yang masih sangat mengutamakan egosentris, menutamakan kemenangan diri, keunggulan diri, sungguh jika pola pendidikan yang mengutamakan keunggulan diri, ini diteruskan makan bangsa ini akan terpecah, dan tak dapat bekerja sama, tak dapat saling menghargai. Kekalahan TIM Nas kita atas malasyia adalah bukti nyata keegoisan dari pihak-pihak yang mengaku sebagai pejuang sepak bola , mereka berebut kekuasaan tapi tidak memikirkan nama bangsa di kancah Internasional. Dengan tidak mau memenuhi pamnggilan Timnas ini, berarti mereka bukan bangsa yang memiliki jiwa nasionalisme, mereka hanya memikirkan kelompok kecil, tapi tidak berfikir bangsa ini, mereka berjiwa kerdil, saya yakin mereka hanya punya nama dinegeri ini tapi tak akan dikenal di negeri asing. Mari saudaraku sebangsa dan setanah air kita mulai berfikir dan berubah pikirkan bangsa ini, jika ingin negeri ini menjadi negeri yang besar dan dihargainoleh negeri lain, maka hargailah negeri kita sendiri. JIKA KITA TIDAK MAU MENGHARGAI NEGERI SENDIRI MUNGKINKAN BANGSA LAIN AKAN MENGHARGAI KITA? , NAH COBA RENUNGKAN.

Sabtu, 27 Oktober 2012

Pendidikan merupakan sesuatu yang tak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Pendidikan akan membawa arah perkembangan kehidupan, kebudayaan manusia. Pendidikan juga yang akan membawa manusia pada tingkat teknologi yang sangat tinggi.

Pada saat ini di negara Indonesia pendidikan sedang mendapat perhatian serius dari pemerintah, ini terbukti dari kenaikan anggaran negara yang dialokasikan pada anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan ini dipergunakan untuk anggaran pelaksanaan pendidikan, sarana dan prasarana termasuk anggaran bos, beasiswa dan lain-lain. Dengan anggaran pendidikan yang semakin besar diharapkan hasil dari pendidikan akan semakin baik. 

Harapan untuk perbaikan dunia pendidikan memang sangat besar, namun kenyataan pendidikan selalu saja dibebankan kepada guru sebagai ujung tombak dari pendidikan, jika ada kasus di dunia pendidikan yang selalu disalahkan adalah pendidik dan instansi tempat pendidikan itu. Nah dengan beban moral dan mental yang seperni ini suadah selayaknya jika Guru sebagai pendidik menjapatkan perhatian khusus.Sertifikasi yang diberikan kepada guru yang telah memenuhi sarat ini merupakan bentuk perhatian dari pemerintaj terhadap guru sebagai pendidik. Sayangnya sertifikasi ini diartikan dan ditafsirkan dan disikapi dengan bergbagai cara dan pandangan, diantaranya: 

ada yang menyikapip1.  sertifikasi segbagai anugrah, jadi setelah dapat sertifikasi tidak ada peningkatan mutu guru. 2. Sertifikasi merupakan tantangan yang harus dijawab dengan peningkatan kinerja dan mutu guru.

3. sertifikasi merupakan kesejahteraan yang dapat digunakan untuk menigkatkan status sosial seperti naik haji dan lain-lain. Nah sebetulnya sertifikasi diberikan agar kinerja dan mutu guru itu meningkat, kinerja itu akan meningkat jika pengetahuan itu meningkat, ini dapat dicapai dengan cara banyak membaca, belajar dengan melanjutkan studi dan laian-lain.



Berita Terkini

Loading...
 

Label